Kamis, 08 Januari 2015



“aku akan mendapatkannya untuk persaingan kita, v.” gumamnya dan segera keluar dari kamar V.
~~TBC~~

Our School Life (2)


Tittle : Our School Life (It’s never Dark)
Main Cast   :
*      Exo (Kris, Sehun, Luhan, Baekhyun & Chanyeol)
*      Bts (Suga, V, Jungkook, J-hope & Jin)
Ø  Rae Eun Mi
Ø  Song Hye Ah
Ø  Lee Ga Eun
Ø  Im Ri Eun
Ø  Choi Eun Ji
Support Cast :
Ø  Lee Ji Hyun (Qri)
Ø  Kang Jiyoung
Ø  Red Velvet
Ø  Other

Keesokkan harinya sekolah masih belum mengadakan kegiatan KBM seperti biasa, hanya kelas tambahan saja yang mereka lakukan. Sehunpun sudah standby disana. Tiba-tiba baekhyun datang kesana.
“hun, lihat yeoja itu.” Ucap baekhyun pada sehun.
“kenapa? Kau menyukainya?”
“bukan, sama sekali tidak. Aku ingin dia jatuh ke tanganku.”
“maksudmu?”
“V sangat menyukainya, jadi aku ingin dia jadi milikku agar v cemburu.”
“lalu apa hubungannya denganku?”
“aishhh! Kau ini tidak peka sekali! Dia itu menyukaimu, jadi kau harus membuatnya tidak menyukaimu.”
“ohh, caranya?”
“dipermak hun!”
“serius? Tapi aku dilarang melakukan itu.”
“tentu saja bukan! Kau dekati saja yeoja lain yang akan membuatnya sakit hati.”
“oh, dengan aku memacari yeoja lain?”
“ya.”
Sehun tampak berpikir sebentar dan akhirnya ide terbesit di pikirannya.
“aku tahu, aku akan mendekati sahabatnya.”
“ide bagus!”
“kapan aku melakukannya?”
“secepat mungkin. Hari ini jika bisa, tapi aku ragu.”
“kau meragukanku? Akan kubuktikan.”
“hahaha tidak mungkin kau langsung mendapatkan yeoja hari ini!”
“jika dapat, kau harus membelikanku bubble tea tiap hari.”
“ok!”
Sehun segera bangkit dari duduknya dan melihat keluar, ia melihat eunji sedang berjalan dilapangan.
“baek, kau awasi dulu kelasku.” Suruh sehun dan berlari keluar.
Eunji dan eunmi berjalan menuju ruang ganti pakaian karena eunji akan mengikuti kelas lukis dan eunmi juga akan mengikuti kelas yang diketuai kris itu. Tiba-tiba ada yang menarik baju yang dibawa eunji dan orang itu langsung berlari.
“YAK!!! OH SEHUN!! KEMBALIKAN!” teriak eunji dan mengejar sehun.
“sini kalau berani.” Balas sehun sambil terus tertawa.
“SEHUNN! BERHENTI!!”
Sehunpun berhenti dan menoleh kebelakang.dibelakangnya sudah ada eunji yang sedang menetralkan nafasnya.
“kembalikan.” Suruh eunji.
“ambil kalau bisa.”
Eunji bermaksud mengambilnya namun sehun langsung mengangkatnya tinggi-tinggi.
“ayolah sehun, kembalikan! 5 menit lagi aku harus masuk kelas.”
“sudah kubilang ambil saja.”
Sehun semakin mengangkatnya tinggi-tinggi.
“EUNJI! 3 MENIT LAGI!” teriak eunmi dari seberang sana yang membuat eunji menoleh.
“AKU DULUAN.” Sambungnya dan segera pergi.
“sehun kumohon kembalikan…” pinta eunji dengan wajah memelasnya.
“ok, tapi ada syaratnya.”
“apa? Cepatlah katakan.”
“kau jadi yeojachinguku.” Bisiknya ditelinga eunji, eunji langsung membelakakan matanya dan reflex mendorong tubuh sehun.
“TIDAk MAU!” teriaknya didepan wajah sehun.
“oh tidak mau ya, jadi kau ingin kris marah padamu karena terlambat?”
Eunji diam dan mengingat cerita eunmi tadi, kris itu sangat galak. Iapun menghembuskan nafasnya. ‘setelah inikan bisa putus.’ Batinnya.
“baiklah aku mau.”
“aku tidak percaya. Setelah ini kau pasti akan memutuskanku.”
“cepatlah sehun! Aku tidak bohong.”
“kau harus buat aku percaya.”
Eunji memutar bola matanya, “baiklah, kau boleh memelukku.”
“tidak mau, kau yang harus memelukku.”
“ok’ ok’”
Eunjipun maju selangkah dan memeluk sehun sebentar kemudian mundur lagi.
“itu saja tidak cukup.” Ucap sehun disertai seringaiannya, eunji sudah mengerti maksudnya.
“baik, tapi tidak di bibir! Kau mengerti?”
Sehunpun mengangguk dan menunduk untuk mencium kening eunji.
“YEOL! KAU DAPAT GAMBARNYA?” teriak sehun dan muncullah chanyeol dengan kameranya.
“Sudah.” Balas chanyeol.
“YA! APA YANG KAU LAKUKAN?!” Bentak eunji.
“aku tidak bodoh, jika kau macam-macam, aku akan menyebarkan foto itu. Ini bajumu.”
“Ish!”
“cepat pergi sana. Semoga berhasil.” Ucap sehun dan menepuk kepala eunji kemudian pergi.
Eunjipun berjalan berlawanan arah dengan sehun. Dia tidak bisa membayangkan bagaimana nasibnya selanjutnya.
“Eunji cepatlah. Aku ke kelas duluan ya.” Ucap eunmi, eunji hanya mengangguk.
Sementara itu, sehun kembali ke kelasnya dan menemui baekhyun. Dia memperlihatkan foto itu.
“aku sudah mendapatkannya. Jadi kau harus traktir aku bubble tea tiap hari.” Ucapnya pada baekhyun, baekhyun hanya menatap sehun tidak percaya.
“kau harus membuatnya cemburu.” Ucap baekhyun.
“itu tidak susah.” Balas sehun.
“baiklah, aku harus mengatur kelasku. Kerjalah yang bagus.” Ujar baekhyun dan pergi.
Sehun hanya tersenyum kemudian dia berjalan menuju arah gaeun yang sedang menari dan tiba-tiba tangan gaeun mengenai lengannya dan menyebabkan handphone yang dipegangnya jatuh. Sebenarnya sehun sengaja menjatuhkan handphonenya.
“Maaf sunbaenim…” ucap gaeun sambil membungkuk dan mengambil handphone sehun.
‘DEG..’ detak jantungnya ketika melihat wallpaper di handphone sehun, foto sehun yang sedang mencium kening eunji?!
“tidak apa-apa.” Balas sehun sambil menengadahkan tangannya kearah gaeun, meminta gaeun untuk mengembalikan handphonenya.
“oh, ini.”
Sehunpun mengambilnya dan ia berniat pergi namun gaeun menahan pergelangan tangannya.
“ada apa?” Tanya sehun.
“apa hubunganmu dengan eunji?” gaeun malah balik bertanya tanpa menatap sehun.
“dia yeojachinguku, apa ada masalah?”
Gaeun hanya menggelengkan kepalanya dan melepaskan tangan sehun.
“OK, kita istirahat dulu. Setelah itu aku akan mengajarkan kalian dance yang baru.” Ujar sehun dan semuanya langsung bertepuk tangan, kecuali gaeun. Ia tetap mematung ditempatnya.
“kasihan sekali kau ditolak.” Ejek suga ketika berjalan melewati gaeun.
“aku tidak mempercayainya, kau akan lihat sendiri.” Balas gaeun dan pergi.
Sementara itu, diruang padus sudah ada rieun dan jungkook yang bersaing untuk menjadi no.1. Daritadi mereka sudah saling menatap, bukan tatapan kasih sayang, tapi tatapan saling membunuh.
“siapa yang ingin bernyanyi pertama?” Tanya baekhyun.
“aku!” ucap jungkook/rieun bersama dan mereka juga mengangkat tangan bersama.
“oh kalau begitu kalian berkolaborasi saja.” ucap baekhyun.
“tidak mau!” seru jungkook dan rieun bersama.
“cepat bernyanyi saja. kalian harus menyanyikan lagu Ryeowook sunbaenim dan beige.”
“hah? Fallin love with friend?” Tanya jungkook dan dibalas anggukan oleh baekhyun.
‘ini lebih buruk.’ Batin rieun, memang lagu itu sedang popular akhir-akhir ini dan itu membuat jungkook dan rieun hafal liriknya.
“baekhyun sunbaenim, jika rieun tidak mau berkolaborasi dengan jungkook, biar aku saja yang menggantikannya.” Ucap yeoja yang bername-tag Joy.
Rieun berfikir sebentar, jika tidak maka ia akan terkalahkan oleh Joy.
“siapa bilang aku tidak mau? Aku siap berkolaborasi dengannya!” sanggah rieun.
“ayo jungkook ulurkan tanganmu pada rieun.” Suruh baekhyun.
Dengan malas jungkookpun mengulurkan tangannya, dengan sigap juga rieun mencengkram jari-jari jungkook yang membuat jungkook sedikit meringis namun ini tidak disadari baekhyun.
“Mulai.” Ucap baekhyun dan menyalakan instrumennya.
Jungkookpun memulainya dan diiringi rieun. Sungguh ini pemandangan yang langka untuk mereka. Untuk sementara ini mereka tidak bertengkar meskipun tatapan saling membunuh masih mereka keluarkan. Semuanya hanyut dalam suasana, menikmati suara khas jungkook dan suara lembut rieun. Namun ketika akhir, jungkook sengaja menjegal kaki rieun, dia bermaksud membuatnya jatuh kelantai namun karena rieun yang menarik bahunya dan reflex jungkook menyanggah rieun dengan tangan kanannya dan itu membuat mereka yang menonton histeris. Mereka tidak tahu jika itu adalah kecelakaan.
“wow, kolaborasi yang bagus.” Puji baekhyun diiringi tepuk tangan mereka semua.
Rieun segera melepaskan tangannya dan berdiri. Ia merasa jijik dengan semua ini. Begitu juga dengan jungkook, sepertinya nanti ia harus membeli obat untuk tangannya.
Berbeda dengan kelas lukis, eunji dan eunmi masih duduk di kursi masing-masing. Eunmi memang sedang mengerjakan tugas osis, sedangkan eunji hanya melamun. Dia masih berharap kejadian semua ini hanya mimpi, hingga suara eunmi membuyarkan lamunannya.
“Eunji kau mau ke kantin?” Tanya eunmi.
“aku sedang tidak mood.” Jawab eunji.
“oh begitu ya, kalau begitu aku pergi dulu ya. Perutku sudah tidak beres.” Ucap eunmi dan segera pergi.
Eunji hanya menghembuskan nafas beratnya dan ia menopang kedua pipinya dengan kedua tangannya. Tiba-tiba ada yang menepuk kepalanya dan itu menyebabkan eunji mendongak dan terlihatlah eyesmile sehun.
“baby kau tidak keluar?” Tanya sehun dan duduk disamping eunji.
Semua yang ada dikelas langsung menatap kehadiran sehun. Mereka semua merasa bingung.
“mau apa kau kesini?” Tanya eunji.
“memang tidak boleh ya? Kaukan yeojachinguku.”
Dan setelah mendengar perkataan sehun itu, semuanya langsung membelakakan matanya.
“apa yang kau katakan?” bentak eunji.
“memangnya kenapa? Memang itu fakta kan.”
Eunji menyerah berurusan dengan sehun, iapun menyilangkan tangannya ke meja dan menenggelamkan wajahnya kesana.
“Hey, baby kau kenapa? Apa kau sakit?” Tanya sehun sambil mengelus rambut eunji.
Eunji memilih untuk tidak membuka mulutnya, daripada nanti dia stress dengan apa yang dilakukan sehun. Sekarang saja ia sudah mual mendengar perkataan sehun.
Tiba-tiba saja semuanya menjadi hening karena semua siswi sudah keluar untuk menyebarkan gossip dan sehun juga sudah berhenti mengoceh.
“Sehun…” panggil eunji tanpa mengangkat wajahnya.
“Hmm..? ada apa?”
“aku lapar.” Jawab eunji dan mengangkat wajahnya kemudian menoleh kearah sehun.
Sehun hanya menelan ludahnya, ia kira eunji akan berkata apa. Ternyata..?!
“yasudah, ayo keluar.”
“aku tidak bilang ingin keluar, tapi aku bilang lapar.”
“baiklah, kau tunggu disini ya. Aku sebentar lagi kembali.”
Sehunpun berjalan keluar dengan hatinya yang dongkol. Susah juga untuk mendekati eunji, pikirnya. Tapi ia tidak boleh menyerah, gengsi dong.
Sementara itu, eunmi segera duduk setelah mendapat makanannya. Saat ia akan makan, tiba-tiba ada yang duduk dihadapannya tanpa permisi sama sekali, hal itu membuat eunmi tidak jadi makan dan mendongakkan wajahnya.
“Permisi sunbae, apa sunbae punya sopan santun?” tegur eunmi yang membuat orang itu mengehentikan aktivitas makannya dan menatap eunmi.
“tunggu, tunggu, aku mengenal wajah sunbae!” pekik eunmi dan reflex menangkup kedua pipi orang itu dengan kudua tangannya, orang itu hanya menatap eunmi aneh.
‘Sebenarnya siapa yang tidak sopan?’ batin orang itu.
“Aku tahu! Sunbae Xi Luhan kan?” Tanya eunmi sambil melepaskan tangannya dari pipi luhan dan menunjuk wajah luhan dengan telunjuknya.
“maaf aku sudah tidak sopan sunbae. Ku kira sunbae orang yang tidak berpendidikan. Kalau begitu, aku akan mencari meja lain saja.” sambung eunmi, sebenarnya ia malu atas incident tadi.
“makan saja disitu.” Suruh luhan yang membuat eunmi duduk lagi.
“baiklah, sunbae tidak dengan yang lainnya?” Tanya eunmi.
“aku tidak tahu kemana mereka semua pergi.”
“Oh… begitu ya. Oh ya sunbae, apa osis ada kumpul?”
“tentu, beberapa hari lagi kita akan mengadakan pertandingan basket. Jadi kita harus mengadakan rapat untuk itu.”
“pukul berapa?” Tanya eunmi lagi.
“3.”
“oh begitu ya.”
“iya, ayo makan dulu. Nanti kita bisa berbicara lagi.”
Eunmi hanya cengengesan mendengar perkataan luhan barusan.
“EUNMI!!” panggil seseorang yang membuat eunmi melihat kearah itu.
“gaeun.. kau mau kemana?” Tanya eunmi.
“bukankah kita akan mendaftar se-“ gaeun menggantungkan kalimatnya ketika melihat luhan.
“bisakah kita keluar sebentar?” Tanya gaeun.
“tentu.” Jawab eunmi dan segera menarik gaeun keluar.
“itu luhan?” Tanya gaeun.
Eunmi melirik sekilas kearah luhan dan segera mengangguk.
“itu tidak penting, bukankah kita akan mendaftar cheerleader pada kris itu? Mana kartu pendaftarannya?” Tanya gaeun.
“aku tidak memegangnya. Sepertinya ada pada eunji.”
“lalu eunji dimana?”
“masih dikelas lukis.”
“aku kesana dulu, kau hubungi rieun dan hyeah lalu kalian tunggu di lapang basket.”
“baiklah.”
Gaeunpun segera pergi, ia berjalan dengan langkah yang riang namun ketika sampai di ruang lukis, langkahnya terhenti begitu saja. ia melihat sehun dan eunji sedang makan bersama. Gaeun membalikan tubuhnya dan menyandarkan punggungnya pada dinding. Bagaimana bisa orang yang ia sukai malah menyukai orang yang disayanginya.
Sementara itu, baekhyun tersenyum melihatnya. Ia segera melangkah ketika gaeun juga hendak pergi. Baekhyun sengaja berjalan searah dengan gaeun, itu menyebabkannya tabrakan dengan gaeun. Baekhyun mengambilkan buku gaeun yang jatuh dan memberikannya pada gaeun sambil tersenyum.
“eh, bukankah kau teman eunji yang akan mendaftar pada Exo itu?” tanya baekhyun.
“ya, sunbaenim.” Jawab gaeun.
“tapi kau belum daftar kan? Ayo cepat daftar, sebentar lagi untuk Cheerleader exo akan segera ditutup.”
“tapi formulirnya ada pada__”
“eunji?” tanya baekhyun memotong perkataan gaeun.
Gaeun hanya menganggukkan kepalanya dan sedetik kemudian baekhyun sudah menariknya menuju kelas eunji.
“HEY!! Kalian jangan pacaran terus!!!” teriak baekhyun.
‘gaeun…’ gumam eunji, ini pasti akan jadi masalah besar. Eunji sudah mengetahui jika gaeun memiliki perasaan pada sehun.
“eunji, gaeun bilang ingin mengambil formulir itu.” Ucap baekhyun.
Eunji segera mengobrak-abrik tasnya dan mengambil formulir itu kemudian berjalan kearah pintu dan memberikannya pada gaeun.
“jika kau mencari kami, kami ada di lapang basket.” Ujar gaeun pada eunji, eunji hanya mengangguk.
“Sehun-ah, segeralah kelapang. Kita akan menyeleksi.” Jelas baekhyun.
“tentu.” Jawab sehun.
Entah sejak kapan sehun sudah berdiri disamping eunji.
“ayo kita pergi sekarang. Eunji kau juga ikut saja.” ajak baekhyun.
“Ta__” belum sempat eunji menyelesaikan perkataanya, sehun sudah merangkul bahunya.
“ayo, ikut saja.” potong sehun.
“aku pergi duluan.” Ucap gaeun dan segera pergi.
‘Gaeun…’ gumam eunji, ia bermaksud mengejarnya namun sehun menghalanginya.
“jika kau mengejarnya, dia akan kesal.” Ucap sehun.
“sebenarnya ini ada apa?” tanya baekhyun pura-pura tidak tahu.
“kita kelapang sekarang saja.” ujar sehun, mengalihkan pembicaraan.
“kau mau ikut tidak?” tanya sehun pada eunji.
“kurasa tidak.” Jawab eunji.
“baiklah, habiskanlah rotinya. Nanti kita pulang bersama.”
Setelah itu, sehun dan baekhyunpun pergi. Eunji kembali ketempat duduknya dan segera duduk. Ia hanya menatap sebal pada roti itu.
~~TBC~~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar