Setelah itu, sehun dan baekhyunpun
pergi. Eunji kembali ketempat duduknya dan segera duduk. Ia hanya menatap sebal
pada roti itu.
~~TBC~~
Our School Life (3)
Tittle : Our
School Life (It’s never Dark)
Main
Cast :
Ø
Rae
Eun Mi
Ø
Song
Hye Ah
Ø
Lee
Ga Eun
Ø
Im
Ri Eun
Ø
Choi
Eun Ji
Support
Cast :
Ø
Lee
Ji Hyun (Qri)
Ø
Kang
Jiyoung
Ø
Red
Velvet
Ø
Other
Baekhyun merangkul sehun walaupun
tangannya jadi terangkat keatas, ya ingatlah tinggi badan mereka.
“bagus Hun!” seru baekhyun.
“ya, aku tahu.”
Merekapun menuju tempat
perkumpulan anggota yang lain. Sehun segera mendudukan dirinya disamping luhan.
“kau darimana?” tanya luhan.
“menemui yeojanya.” Celoteh
baekhyun.
“siapa yeojamu hun?” tanya
chanyeol.
“Choi Eunji.” Jawab baekhyun.
“YA! Aku tidak bertanya padamu!”
bentak chanyeol.
“Daripada sehun tidak menjawab!”
seru baekhyun tidak mau kalah.
“dasar BACON!! Kalau kumasak baru
tau rasa!” ejek chanyeol.
“dasar DOBI!! Kenapa kau disini?
Pensiun dari film Harry Potter hah?”
“diamlah.” Ucap luhan yang
membuat mereka diam seribu bahasa.
Kris datang dengan beberapa
formulir kemudian ia duduk disamping baekhyun.
“kita akan memilih yang mana?”
tanya kris.
Baekhyun cepat-cepat merampas
semua formulir itu. Dia mencari grup Gaeun, ia sedikit terkekeh ketika membaca
nama grupnya itu adalah ‘CHEERLIS’.
“ini saja.” usul baekhyun sambil
menyerahkan sebuah formulir pada kris.
“ini hobae kita semua.” Ujar
kris.
“ayolah Kriiiiissss~~~~” pinta
baekhyun, mengeluarkan aegyo mautnya.
“memangnya kenapa dengan grup
ini?” tanya kris.
“disana ada gaeun, baekhyun ingin
mendekatinya untuk membuat V cemburu.” Jelas sehun yang membuat baekhyun
menoleh kearahnya dan mengacungkan kepalan tangannya pada sehun.
“jangan bertengkar disini
Baekhyun.” Ucap luhan, mendengar itu, sehun segera menjulurkan lidahnya pada
baekhyun, baekhyun hanya mendelik sebal.
“Oh.. begitu ya.. OK, kita pilih
group ini.” Ujar kris.
“terimakasih Kris.”
“ya, umm.. kudengar sehun
memiliki yeojachingu, siapa itu?” tanya kris.
“Umm.. sebenarnya itu….”
“aku yang menyuruhnya.” Ujar
baekhyun.
“dan taruhannya Bubble tea.”
Sambungnya.
“hanya Bubble tea? Sehun, jika
kau bisa mendekatinya dalam waktu 1 minggu, aku akan membrimu PSP.” Ucap
Chanyeol.
“jika tiga hari kau bisa
membuatnya menyukaimu, kau boleh minta apa saja padaku.” Ujar kris.
“heem.. Lalu?” tanya sehun sambil
menoleh pada luhan.
“apa? Itu bukan urusanku. Aku mau
membela dan berbicara denganmu juga itu sudah keajaiban.” Ujar luhan.
“terserahmu saja, dasar pelit!”
gerutu sehun.
“sebaiknya kita kembali kekelas
masing-masing.” Usul chanyeol.
“yup, tentu.” Terima baekhyun.
Chanyeol dan baekhyunpun beranjak
pergi dan luhan sudah pergi duluan.
“Kris Hyuuungg~~” panggil sehun.
“ada mau apa kau memanggilku
hyung?” tanya Kris.
“He.. He.. kau kan mau membantu
baekhyun, masa tidak mau membantuku?”
“ya, kau mau dibantu apa?” tanya
kris.
“eunjikan ada dikelasmu, bukankah
nanti kau akan melakukan tes melukis?”
“yaa.”
“nah, tolong kasih dia nilai yang membuatnya
mengulang lagi. Tapi jangan nilai terendah.”
“OK” sahut kris, ia sedang tidak
ingin berdebat dengan sehun.
Sementara itu, gaeun terlihat
murung dari tadi. Ia hanya menundukan kepalanya walaupun sekarang sedang
berjalan.
“gaeun, kau baik-baik saja?”
tanya Hyeah.
Gaeun hanya menganggukkan
kepalanya.
“lalu kau kenapa?” tanya Rieun.
“apa kau sakit?” tanya eunmi.
“tidak, aku hanya memikirkan apa
kita diterima oleh exo atau tidak.” Jawab rieun, mencoba untuk berbohong dan
untung saja mereka percaya.
“jangan dipikirkan, kita pasti
bisa.” Ucap eunmi.
“kupikir begitu.” Sahut gaeun.
“Ehh, mana eunji? Aku belum
melihatnya hari ini.” Ujar rieun.
“tadi saat aku mengambil
formulir, ia masih dikelas.” Ujar gaeun.
Saat mereka berjalan dilorong
sekolah, mereka bertemu dengan empat gadis yang tidak mereka sukai. Dan parahnya
lagi, mereka itu memiliki kelas klub yang sama. Seperti Joy dan Rieun, Wendy
dan Eunmi, Irene dan Gaeun, serta Seulgi dan Hyeah yang mengikuti klub renang.
Dan merekapun harus bersaing untuk menjadi tim Cheers terbaik.
Irene sengaja menghalangi jalan
mereka. Dengan malas, gaeunpun membalikkan tubuhnya menghadap pada irene.
“ada perlu apa?” tanya gaeun
disertai nada angkuhnya.
“bilang pada temanmu untuk
menjauh dari sehun.” Jawab gaeun yang membuat gaeun tersenyum mengejek.
“kenapa kau tidak bilang langsung?
Kau tidak berani? Atau kau takut sehun marah padamu?” tanya gaeun lagi dengan
senyuman sinisnya.
“takut? Haha.. Ku tekankan
padamu, jika dia masih berani mendekati sehun, maka dia harus berhadapan
denganku.” Gertak irene.
“dan bilang padanya untuk tidak
genit pada sehun!” seru wendy.
“HEH!! Kau jangan menuduh
sembarangan ya! Coba pertimbangkan lagi siapa yang genit! Dan kuberitahu ya,
sehun lah yang selalu mengganggu Eunji!” bentak eunmi.
Rieun hanya diam saja menyaksikan
pertengkaran ini, ia sama sekali tidak mengerti apapun. Sepertinya dia harus
lebih update agar tidak ketinggalan informasi seperti ini. Ini adalah salahnya
jungkook yang selalu mengajaknya bertengkar terus. Rieun menghentikan
imajinasinya setelah mendengar kata-kata kotor yang meluncur begitu saja dari mulut
irene.
“SEHUN TIDAK MUNGKIN SEPERTI
ITU!! ITU KARENA TEMANMU YANG TERLALU JALANG SAJA!!” teriak irene.
‘PLLAAAKK’ hyeah menampar pipi
irene hingga pipinya itu memerah dan sudut bibirnya berdarah. Hyeah segera
menjambak rambut irene kebelakang.
“Kau yang JALANG!! Lihatlah rokmu
itu yang sangat pendek. Apa kau kekurangan bahan hah? Sekali lagi kau
mengatakan kata-kata kotor itu, aku akan mematahkan lehermu.” Ancam hyeah dan
melepaskan jambakannya.
“berani sekali kau!” bentak joy
dan bermaksud mendorong hyeah namun tangannya ditangkis oleh hyeah hingga dia
sendiri yang terpeleset dan jatuh.
Hyeah sudah mengacungkan
kepalannya pada joy namun gaeun menahannya.
“kita tinggalkan saja
sampah-sampah ini.” Ujar gaeun kemudian pergi diikuti oleh hyeah, eunmi dan
rieun.
“sebenarnya apa yang terjadi?”
tanya rieun.
“aku juga tidak tahu, tapi
emosiku tiba tiba naik saat dia mengatakan kata kata itu.” Jawab hyeah.
“hyeah kau kuat sekali!!” puji
eunmi.
“aku ikut kelas taekwondo di
sekolahku dulu.”
“eunji itu yeojachingu sehun.”
Ujar gaeun tiba-tiba.
“hah? Apa maksudmu?” tanya rieun.
“eunji itu yeojachingu sehun,
maka dari itu irene iri.” Jawab gaeun.
“kapan mereka jadiannya? Bahkan
aku tidak tahu!” gerutu hyeah.
“sebaiknya kita segera masuk
kelas sebelum kita dihukum.” Ucap gaeun dan segera pergi.
Kelaspun berjalan dengan
lancar-lancar saja walaupun tes telah dilaksanakan.
“eunji aku keluar duluan ya..”
ujar eunmi dan segera pergi.
Eunji segera keluar dari kelas
setelah mengemas semua barang-barangnya kemudian ia berjalan mencari lapang
basket. Tiba-tiba saja sebuah bola basket menggelinding kearahnya dan berhenti
begitu menabrak ujung sepatunya. Eunji melihat keseberangnya dan ia menemukan
seorang namja yang menengadahkan tangannya kearah eunji. Eunji tahu maksudnya,
jadi ia mengambil bola itu dan namja yang diseberangnya hanya mengerutkan
dahinya saat eunji berjalan kearahnya.
“aku tidak bagus dalam melempar,
jadi ini aku kembalikan padamu.” Ucap eunji sambil megulurkan bola itu pada
namja didepannya.
“oh, terimakasih.”
Eunji hanya tersenyum sebagai
jawabannya.
“kau eunji kan?” tanya namja itu.
Eunji diam untuk mengingat siapa
namja didepannya ini dan dalam hitungan detik ia mengingatnya.
“kau yang waktu itu dihukum juga
kan?” tanya eunji dengan tawanya.
“begitulah, kau mau kemana?”
tanyanya sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
“maaf tapi aku lupa namamu. Aku
ingin kelapang basket.”
“tidak apa-apa, aku Min Yoon Gi,
tapi kau bisa memanggilku suga.”
“oh, suga.. nama yang unik.”
“bukankah kau mau kelapang
basket? Ayo! Aku juga mau kesana.”
Akhirnya merekapun pergi menuju
lapang basket bersama.
“kau mau ikut denganku?” tanya
suga.
“tidak, terimakasih.
Teman-temanku ada disana, jadi aku akan menunggu mereka disana juga.” Jawab
eunji.
“oh, baiklah. Sampai jumpa.”
Eunji berjalan menghampiri
keempat temannya yang sedang menunggu pengumuman.
“Eunji! Kemarilah!” panggil
hyeah.
Eunjipun mengangguk dan
mempercepat langkahnya.
“eunji, apa benar kau dan sehun
itu pacaran?” tanya rieun.
“Euumm.. S-sebenarnya itu…”
perkataan eunji terpotong.
“bagi anggota Cheers dan basket, masuklah keruangan ini.” Suruh kris.
“ayo kita masuk. Eunji kau tunggu
disana saja.” ucap gaeun sambil menunjuk tempat duduk penonton.
“ya.” Jawab eunji dan segera
menaiki tangga kemudian duduk ditempat itu.
__Di dalam Ruangan__
“kita mulai saja, inilah hasil
diskusi kami. Karena sekarang kelas 12 sudah tidak bisa ikut lagi, maka di
sekolah kita hanya ada 5 klub basket saja. Dari kelas 11 ada dua, yaitu B.A.P
dan EXO, sedangkan dari kelas 10 ada 3, yaitu BTS, BLOCK B, dan WINNER. Jadi
untuk tim Cheers juga, jika kalian tidak terpilih, maka kalian bisa bergabung
dengan yang lainnya. Dan tim Cheers yang dipilih hanya Cheerlis, Kara, Red
Velvet, Fx, dan Snsd. Dan pembagian groupnya adalah : B.A.P dengan Red Velvet,
Exo dengan Cheerlis, BTS dengan Fx, BLOCK B dengan Kara, dan Winner dengan
Snsd.” Ujar kris panjang lebar.
“pertandingan basket akan
dilaksanakan hari kamis dan jum’at untuk bulan ini. Jadi, persiapkan semuanya
dengan matang dan silahkan berunding dengan cheerleader masing-masing sebelum
pulang.” Sambung kris.
Merekapun segera bergabung dengan
klub masing-masing dan mengatur strategi masing-masing. Tiba-tiba V keluar dari
kelas padahal suga belum selesai menyusun strategi. Mereka ber-empatpun
langsung menoleh pada yang V lihat tadi. Pantas saja, baekhyun merangkul gaeun.
“harusnya dia biasa saja,
bukankah barusan dia merangkul Sulli?” tanya jin.
“mungkin beda.” Sanggah jungkook.
“lanjutkan lagi saja.” ujar
j-hope.
Hanya dalam waktu 5 menitpun
mereka sudah selesai berdiskusi dan segera keluar dari ruangan itu.
Suga melihat eunji sedang duduk
sendiri di bangku penonton, ia bermaksud untuk menghampirinya namun langkahnya
terhenti ketika melihat sehun sudah berdiri disamping eunji dan memberikan
minum padanya kemudian duduk disampingnya. Sugapun membalikan badannya dan
berjalan kearah yang berlawanan. Ia berpapasan dengan gaeun dan baekhyun yang
sudah membeli minum didepannya.
‘Penjilat’ gumamnya saat baekhyun
melewatinya, namun itu masih bisa didengar oleh baekhyun maupun gaeun.
“apa kau bilang?” tanya baekhyun.
“harusnya kau tahu sendiri.”
Jawab suga dan pergi.
“tidak sopan sekali dia! Dia
pikir dia siapa! Huh dasar!” gerutu gaeun dan baekhyun hanya tersenyum
menanggapinya.
“kita kesana.” Ajak baekhyun dan
menarik tangan gaeun menuju tempat yang lainnya berkumpul. Ternyata mereka
sedang membahas kostum untuk nanti.
“kita samakan saja dengan yang
biasa dipakai Cheers, tapi bedakan warnanya.” Usul gaeun.
“menurutku, kalian harus memakai
celana lagi supaya ketika orang melihat, mereka akan tahu jika kalian dari
exo.” Tambah eunji.
“ide bagus!” puji baekhyun.
“HEY KALIAN!! CEPAT TURUN! KITA
LATIHAN!” teriak kris dari bawah, merekapun segera menurutinya sebelum kris
berteriak untuk kedua kalinya dan membuat gedung ini roboh.
“Baby, tunggu dulu sebentar ya,
nanti kita bisa pulang bersama.” Ucap sehun pada eunji setelah semuanya pergi.
“tidak usah, aku bisa pulang
sendiri!” tolak eunji dan segera mengambil tasnya kemudian pergi. Sehun hanya
angkat bahu saja, ia pasrah. Memaksa eunji hanya akan menghambat waktunya saja.
Eunji segera berlari keluar dari
sana, ia bersyukur sehun tidak mengejarnya.
“SUGA!” panggil eunji ketika
melihat suga sedang latihan basket dilapangan basket outdoor yang tidak jauh
dari lapangan basket indoor tadi.
“suga ada yeoja yang
memanggilmu.” Ucap v disertai kekehannya.
“kalau begitu kami pergi dulu
ya..” sambung jungkook.
“Eh, kalian mau kemana? Aku tidak
bermaksud mengganggu latihan kalian kok. Aku hanya ingin berterimakasih pada
suga soal lapangan basket tadi. Oh ya,permainan basketmu sangat bagus!” puji
eunji pada suga sambil mengacungkan kedua jempolnya.
“Oooooohh ternyata leader kita
terlambat karena itu!” sindir j-hope.
“diamlah kalian.” Suruh suga.
“kalau begitu, aku pulang duluan
ya. Sampai jumpa.” Pamit eunji.
“ya, sampai jumpa.” Balas suga
dan eunjipun pergi.
“suga, dia siapa?” goda v.
“dia eunji teman yeoja yang kau
sukai itu.” Balas suga.
“Huwaa!! V sudah menyukai yeoja
lain..” ledek jungkook.
“dan yeoja itu dekat dengan sang
Hyung (baekhyun).” Tambah jin.
“diamlah kalian, apa aku harus
mematahkan sebagian dagunya (baekhyun) dan memindahkannya ke hidungnya?” tanya
v.
“ide bagus v, btw.. siapa yang
akan menjadi lawan kita nanti?” tanya j-hope.
“kita akan melawan klub yang
seangkatan dengan kita dulu, setelah kita mengalahkannya, kita akan melawan
sunbae kita.” Jawab suga.
“kita harus mengalahkan exo!”
seru V.
“jangan berkhayal terlalu tinggi
dulu.” Sahut jin sambil memasukkan bola basketnya ke dalam ring.
“benar v, tapi aku punya cara
ampuh untuk menang!” tambah j-hope.
“apa?” tanya v.
“patahkan kaki Kris dan Luhan.”
Jawab j-hope enteng.
“sekalian saja dengan dagu si
cadel itu!” tambah suga.
“cadel? Maksudmu sehun?” tanya
jungkook.
“mungkin, tidak penting mengingat
namanya.” Jawab suga.
“sehun akan jadi sainganmu.” Ujar
jin.
“kenapa? Karena dia pacar eunji?”
tanya suga.
“O.. bahkan dia sudah tahu, tapi
masih mendekatinya.” Timpal j-hope.
“aku tidak mendekatinya untuk
itu, aku hanya ingin dia jadi temanku saja.” bela suga.
“bahkan jika teman dan pacarnya
itu orang yang kau benci?” ledek v.
“HAHAHAHAHAHAHA……..” dan pada
akhirnya mereka menertawakan suga.
Dilapangan indoor, kris sedang
mengatur posisi untuk mereka nanti dan gaeun juga sedang mengatur formasi untuk
Cheers nanti.
“kali ini kita akan tetap
diposisi semula, kecuali aku menemukan perubahan dalam diri kalian. Baekhyun Point
Guard (PG) {tugasnya adalah membawa bola dan memberikan passing pada temannya,
dia yang mengatur irama permainan timnya, apakah cepat atau lambat (playmaker).
Posisi ini biasanya dipegang oleh orang yang berbadan kecil tapi lincah dan
jago mendribel} Chanyeol Shooting Guard (SG) {tugasnya adalah menembak bola
dari jarak-jarak jauh. Dia harus cepat bergerak dan mencari posisi yang kosong
untuk melepaskan tembakan. Posisi ini biasanya dipegang oleh orang yang paling
bagus akurasi shootingnya} luhan Small Forward (SF) {tugasnya adalah mencetak
angka. Dengan kata lain, seorang SF harus mampu menerobos pertahanan dan
melakukan lay-up atau duk, juga melakukan shoot dari jarak-jarak tertentu. Posisi
ini biasanya dipegang oleh orang yang mempunyai tehnik hebat dan jago mencetak
angka} sehun Power Forward (PF) {tugasnya adalah merebound bola, rebound sangat
penting. Jika dalam pertahanan, rebound
penting agar bola tak kembali ke tangan musuh. Jika dalam penyerangan, rebound
penting untuk kembali menciptakan kesempatan membuat angka. Biasanya posisi ini
dipegang oleh orang yang lompatannya tinggi dan badannya cukup besar untuk
beradu fisik} dan aku Center (C) {tugasnya di pertahanan dan penyerangan. Pada pertahanan
ia harus mampu mengamankan ringnya dan tembakan jarak dekat seperti lay-up atau
dunk musuh. Pada penyerangan, C harus mampu melihat posisi teman-temannya dan
memberikan umpan pada teman yang kosong [karena posisinya ditengah, jadi mampu
memberi umpan kesisi manapun], selain itu, diapun harus kuat beradu fisik dengan
musuh untuk mencetak angka dibawah ring. Posisi ini biasanya dipegang oleh
orang yang badannya yang paling tinggi dan besar}. OK, mulai. Kita harus
merebut bola satu sama lain dan memasukkannya kedalam ring!” Seru kris dan
merekapun mulai bermain.
“SUNBAENIM!! Kami pulang duluan
ya!” teriak gaeun.
“ya. Jangan lupa untuk latihan.” Balas
kris.
“eh, mana eunji?” tanya eunmi.
“tidak tahu, coba hubungi dulu
ponselnya.” Jawab gaeun.
“eh, eunji mengirim pesan padaku.
Dia bilang dia sudah pulang.” Ujar hyeah saat mengecek handphonenya.
“anak itu benar-benar!” gerutu
gaeun.
“kalian duluan saja, aku masih
ada kumpul osis.” Ujar eunmi.
“yasudah, Bye~~” balas gaeun dan
merekapun segera pergi.
Ketika mereka melewati lapangan
basket outdoor, tiba-tiba bola melenceng kearah mereka dan..
‘DUGHH…’
“Awww..” ringis rieun setelah
bola itu mengenai keningnya.
“oww, sorry. Jungkook tidak
sengaja.” Ucap suga sambil mengambil bolanya.
Gaeun menatap sebal pada 5 namja
didepannya.
“kalau tidak bisa bermain basket,
sebaiknya tidak usah! Daripada mencelakakan orang lain!” bentak gaeun.
“siapa yang tidak bisa?” tanya
suga.
“ya kalian!” jawab gaeun.
“jika kami tidak bisa, kami tidak
akan diterima di klub basket dan siapa yang menerima kami? Bukankah exo?” tanya
suga dengan nada mengejeknya.
‘Plaakkk..’ gaeun menampar pipi
kiri suga.
“kau tidak pantas mengatakan itu!”
ucap gaeun dan segera pergi.
“ISH! Dasar gila!” maki rieun sambil
menginjak kaki jungkook dan berlalu menyusul gaeun-hyeah.
“AW! Sialan kau!” teriak
jungkook.
“Dasar cheers gila!” gumam suga.
“tapi eunji juga ada disana.” Ujar
jin.
“ah, terserahlah. Kita pergi
ketempat kita saja. disana akan lebih tenang untuk latihan.” Ucap suga dan
merekapun pergi.
Setelah sampai disana, seperti
biasa. Tempatnya sudah riuh, mungkin teman-teman mereka yang lain sudah menganggapnya
sebagai rumah sendiri.
Sementara itu, ketika jam sudah
menunjukan pukul 4pm, para anggota osis sudah selesai rapat untuk persiapan
pertandingan basket nanti. Eunmi segera keluar dan sebelum pulang, ia
membereskan arsip-arsipnya dulu di tempat duduk yang ada di lapang bola. Ia tidak
tahu jika diatas sana ada luhan yang sedang minum. Karena luhan sedang bosan,
jadi ia iseng dan melemparkan kaleng bekas minumannya itu kearah eunmi tepat
ketika eunmi berdiri.
“Aww..” ringis eunmi dan segera
melihat kearah datangnya kaleng itu. Melihat itu, luhan segera berlari
kearahnya.
“Maaf, kukira tidak akan sampai.”
Ucap luhan.
“issh.” Gumam eunmi dan segera
pergi meninggalkan luhan sendiri.
Setelah eunmi pergi, luhan hanya
tersenyum saja. Tidak ada yang mengetahui apa yang dipikirkannya kecuali dia
dan tuhan.
~~TBC~~


.jpg)
.jpg)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar